Kejahatan
di dunia Cyber atau sering kita sebut Cyber Crime sudah banyak dan sering
terjadi sekarang.Berbagai nama, istilah, bahkan komunitas - komunitas sudah
banyak terbentuk. Berbagai negara di dunia bahkan memiliki komunitas Cyber
Crime yang cukup terkenal, bahkan Indonesia dikenal sebagai negara dengan
"Carder" tertinggi kedua didunia setelah Ukraina.Tujuan orang
melakukan Cyber Crime berbeda - beda, mulai dari hanya untuk bersenang -
senang, mencari keuntungan, mencuri, bahkan mereka dibayar cukup tinggi untuk
menyabotase data penting dan rahasia milik orang lain.
Berikut
adalah beberapa contoh Cyber Crime yang sering terjadi :
HACKING
Hacking
adalah kegiatan memasuki system melalui system operasional lain yang dijalankan
oleh Hacker (Orang yang melakukan kegiatan Hacking). Tujuanya untuk mencari
hole/bugs pada system yang akan dimasuki. Dalam arti lain mencari titik
keamanan system tersebut. Bila hacker berhasil masuk pada system itu, hacker
dapat mengakses hal apapun sesuai keinginan hacker itu. Dari kegiatan yang
mengacak system maupun kejahatan.
Ada dua
jenis HACKER :
1. White Hat Hacker
Istilah dalam
bahasa inggris White hat yaitu: memfokuskan aksinya bagaimana melindungi sebuah
sistem, dimana bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan aksinya
kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.
2. Black Hat Hacker
Istilah dalam
bahasa inggris yang mengacu kepada peretas yaitu mereka yang menerobos keamanan
sistem komputer tanpa izin, umumnya dengan maksud untuk mengakses
komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan tersebut.
Keuntungan dari HACKER adalah :
1. Dapat merambah ke berbagai tempat
2. Dapat melakukan pemograman, tidak hanya teori
3. Dapat cepat belajar pemograman
Kerugian dari HACKER adalah :
1. Sombong
2. Dapat mencuri password
3. Merusak sistem orang
Sisi positif pada Hacker yaitu Menyempurnakan sebuah system.
CRACKING
CRACKING
memiliki prinsip yang sama dengan hacking, namun tujuannya cenderung tidak
baik. Pada umumnya cracker mempunyai kebiasaan merusak, mengambil data bahkan
informasi penting. Cracking biasa dipanggil Blackhat Hacker. Cracker cenderung
meretas berbagai system hanya untuk kesenangan tersendiri. Berbeda dengan
“carder” yang hanya mengintip kartu kredit, “cracker” mengintip simpanan para
nasabah di berbagai bank atau pusat data sensitif lainnya untuk keuntungan diri
sendiri. Meski sama-sama menerobos keamanan komputer orang lain, “hacker” lebih
fokus pada prosesnya. Sedangkan “cracker” lebih fokus untuk menikmati hasilnya.
Kasus kemarin, FBI bekerja sama dengan polisi Belanda dan polisi Australia
menangkap seorang cracker remaja yang telah menerobos 50 ribu komputer dan
mengintip 1,3 juta rekening berbagai bank di dunia. Dengan aksinya, “cracker”
bernama Owen Thor Walker itu telah meraup uang sebanyak Rp1,8 triliun.
“Cracker” 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA itu tertangkap setelah aktivitas
kriminalnya di dunia maya diselidiki sejak 2006.
Sisi negative pada cracker:
1. Scanning yaitu mengetahui hal-hal dasar mengenai sistem yang
digunakan, baik sistem operasi, sistem file, vulnerelability(Keamanan Data) dan
sebagainya.
2. Melakukan penyusupan ke sistem, hal ini terjadi jika ada
kemungkinan folder yg dapat diakses dgn priviledge Read Write dan Execute oleh
Public. Sehingga orang bisa meletakkan file di server dan selanjutnya
mengeksekusinya. Kemungkinan kedua adalah dari lemahnya konfigurasi server.
3. Menerobos password super user, bisa terjadi jika Point 2
sudah dapat dilakukan akan sangat mudah sekali.
4. Selanjutnya mengubah data secara acak. yang dirusak adalah
halaman untuk SMP X trus halaman ke 10. Cracker bekerja cepat agar tidak
diketahui oleh administrator. Jika harus mikir-mikir dapat diketahui
administrator.
5. Melakukan DEFACE (penggantian halaman), seperti contoh: pada
tahun 2004 yang lalu Website KPU, partai-partainya berubah menjadi partai
Ketela, padi dsb(wah saya sudah lupa).
CARDING
Carding adalah berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu kredit
orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data di
internet. Sebutan pelakunya adalah “carder”. Sebutan lain untuk kejahatan jenis
ini adalah cyberfroud alias penipuan di dunia maya. Menurut riset Clear
Commerce Inc, perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Texas – AS ,
Indonesia memiliki “carder” terbanyak kedua di dunia setelah Ukrania. Sebanyak
20 persen transaksi melalui internet dari Indonesia adalah hasil carding.
Akibatnya, banyak situs belanja online yang memblokir IP atau internet protocol
(alamat komputer internet) asal Indonesia. Kalau kita belanja online, formulir
pembelian online shop tidak mencantumkan nama negara Indonesia. Artinya
konsumen Indonesia tidak diperbolehkan belanja di situs itu. Indonesia masuk
“blacklist” di sejumlah online shoping ternama, khususnya di amazon.com dan
ebay.com
Menurut
pengamatan ICT Watch, lembaga yang mengamati dunia internet di Indonesia, para
carder kini beroperasi semakin jauh, dengan melakukan penipuan melalui
ruang-ruang chatting di mIRC. Caranya para carder menawarkan barang-barang
seolah-olah hasil carding-nya dengan harga murah di channel. Misalnya, laptop
dijual seharga Rp 1.000.000. Setelah ada yang berminat, carder meminta pembeli
mengirim uang ke rekeningnya. Uang didapat, tapi barang tak pernah dikirimkan.
DEFACING
Defacing
adalah kegiatan merubah halaman website orang lain. Deface terkadang hanya
sekedar untuk iseng, uji kemampuan, bahkan memamerkan kemampuan. Tapi terkadang
defacer banyak yang ikut mencuri data-data website sebelum melakukan perubahan
tampilan pada website tersebut.
Kebanyakan
orang salah mengartikan antara hacker, cracker, carder, maupun defacer itu
sama-sama dinamakan hacker. Padahal mereka memiliki arti dan tujuan yang
berbeda-beda.
.
.
.
Semoga bermanfaat ya kawan - kawan! sebagai pengguna internet yang baik kita harus menyadari bahwa tindakan Cyber Crime dapat membuat orang lain menjadi resah dan dirugikan jadi jangan sampai kita melakukan tindakan itu ya!! terimakasih ^^
oya! dibawah ada contoh kasus Hacking yang terjadi pada seorang Vlogger dan Youtuber Han Yoo Ra silahkan dilihat!
oya! dibawah ada contoh kasus Hacking yang terjadi pada seorang Vlogger dan Youtuber Han Yoo Ra silahkan dilihat!
Source :



